Selasa, 18 Maret 2014

strategi mengerjakan toefl listening



Dibanding Structure and Written Expression dan Reading dalam tes PBT (Paper Based Test), diakui bahwa sesi Listening yang dianggap paling sulit dalam  tes TOEFL. Oleh sebab itu sebelum mengikuti tes, sebaiknya dipersiapkan materi-materi yang berhubungan dengn TOEFL Listening. 

Dalam tes TOEFL, sesi pertama adalah tes kemampuan listening (Listening Comprehension) yang terdiri dari 50 soal. Anda akan mendengar rekaman dalam bahasa Inggris selanjutnya anda harus menjawab soal yang berhubungan dengan rekaman tadi. Rekaman tersebut hanya diputar satu kali dan tidak tertulis dalam buku, jadi anda harus menyimak rekaman semaksimal mungkin. Dalam tes listening ada tiga sesi yaitu : 
- PART A yang terdiri dari 30 conversation (percakapan) yang pendek, setiap percakapan diikuti dengan satu pertanyaan
- PART B yang terdiri dari 2 conversation yang panjang dan diikuti beberapa pertanyaan, biasanya ada 4 soal per conversation
- PART C yang terdiri dari 3 talk yaitu seperti seorang dosen sedang menjelaskan satu topik tertentu diikuti beberapa pertanyaan, biasanya 4 per talk. PART C ini dianggap paling sulit dalam sesi tes listening.

Tapi jangan takut untuk mengikuti tes TOEFL,  ikuti tips berikut :
1. Be familiar with the directions
Terbiasalah dengan petunjuk-petunjuk dalam mengerjakan tes TOEFL karena pada umumnya petunjuknya sama. Dalam tes listening, sebelum mengerjakan soal akan ada petunjuknya yang diperdengarkan melalui tape recorder. 

2. Listen carefully to the conversations and talks
Dengarkan betul-betul apa yang dikatakan pembicara dalam rekaman karena rekaman hanya diperdengarkan satu kali, tidak ada pengulangan.

3. Know where the easier and more difficult questions are generally found
Harus diketahui bahwa dalam tes listening tingkat kesulitan terus meningkat dari soal ke soal oleh karena itu berusahalah semaksimal mungkin untuk menjawab soal-soal yang lebih awal.

4. Never leave any answers blank on your sheet.
Jangan pernah mengosongkan lembar jawaban anda. Tidak ada pengurangan nilai walaupun jawaban anda salah, jadi sebaiknya semua soal diisi.

5. Use any remaining time to look ahead at the answers to the question that follow
Ketika menjawab soal nomor 1, cepatlah untuk melihat-lihat pilihan jawaban no.2 agar anda cepat membaca isi topik yang akan dibicarakan. Dengan melihat pilihan jawaban sebelum mendengar percakapnnya, paling tidak anda akan mendapat bayangan mengenai bentuk soal yang akan muncul.


berikut adalah simulasi tes toefl listening :
Part A
DIRECTIONS
For Each Problem in Part A, you will hear a short statement. The statement will be spoken just one time. They will not be written out for you, and you must listen carefully in order to understand what the speaker says. 
When you hear a statement, read the four sentences in your test book and decide which one is closest in meaning to the statement you have heard. Then, on your answer sheet, find the number of the problem and mark your answer. 

CLICK ON THIS ICON : 

1. (A). Sally went to the wrong class 
(B). Sally was late for class because she got lost
(C). Sally missed the class
(D). Sally had some trouble finding the class, but she arrived on time

2. (A). Jane is going on vacation
 
(B). Jane is leaving her job temporarily for health reason.
(C). During the summer, Jane often misses work because of illness
(D). Jane is sick of working all the time

3. (A). Henry arrived at work on time this morning
 
(B). Henry was two hours late this morning.
(C). Henry worked late today.
(D). Henry was an hour late for work this morning.

4. (A). I’m not sure which type of flowers Jane sent me
 
(B). Jane received many kind of flowers.
(C). I received many kind of flowers from Jane
 
(D). I appreciate Jane’s sending me flowers when I was ill.
5. (A). William slept all the way from Georgia to New York. 
(B). George didn’t sleep at all on the trip.
(C). William was half asleep all the time that he was driving.
(D). William didn’t sleep at all on the trip.
6. (A). Too many people came to the meeting. 
(B). There were not enough people at the meeting to inspect the document.
 
(C). We had expected more people to come to the meeting.
(D). There were not enough seats for all the people.
(Kumpulan Soal dan Pembahasan)
7. (A). The professor said he was sorry that he had not announced the test sooner 
(B). The professor was sorry that he had forgotten to bring the test to class.
(C). The professor was sorry that he hadn’t given the test earlier.
(D). The professor said he was sorry that he had not given the result of the test sooner
8. (A). Mary is taking a leave of absence from her job because of her health. 
(B). Mary is not going to return to her job.
(C). Mary is right to quit her job.
(D). Mary did very good work but now she is quitting her job.
9. (A). John will be able to buy groceries. 
(B). John doesn’t have enough money to buy groceries.
(C). John wouldn’t buy groceries even if he had enough money.
(D). John can’t find his grocery money.
10. (A). Hary sold no magazine 
(B). Hary sold only one magazine
 
(C). Hary has never sold as many magazine as he sold today
(D). Hary sold five magazine at one house
11. (A). Eighty people came to the rally 
(B). Forty people came to the rally.
(C). One hundred sixty people came to the rally.
(D). One hundred people came to the rally.
12. (A). We are going to meet Fred and Mary at the movies if we had time. 
(B). We went to the movies with Fred and Mary, but the theatre was closed.
 
(C). We couldn’t meet Fred and Mary at the movies because we didn’t have any money.
 
(D). Fred and Mary were supposed to meet us at the movies, but their car broke down.
13. (A). Frank told the contractor to do the work in spite of the cost.
(B). Frank told the contractor that the price was too high.
 
(C). Frank cannot afford the work on his house.
(D). Frank repaired his own house.
14. (A). I studied last night because I had to 
(B). I tried to study last night but the material was too hard.
(C). I couldn’t study last night because I was very tired.
(D). I studied last night because I was bored.
15. (A). John was supposed to give the awards at the banquet but he didn’t. 
(B). John was given an award, but he refused it.
(C). John didn’t go to the banquet.
(D). John went to the awards banquet but he refused to give a speech.
16. (A). Edna goes to the movie every year. 
(B). Edna hasn’t gone to the movie yet this year, but last year she did.
(C). Edna doesn’t go to the movie unless she has time.
(D). Edha hasn’t seen a movie for a long time.
17. (A). He is out of sugar 
(B). He puts only sugar in his coffee.
 
(C). There isn’t enough sugar in his coffee.
(D). He likes sugar but the coffee he is drinking has too much.
 
18. (A). Arnold was embarrassed because his date wanted to pay for her own meal. 
(B). Arnold had less than $15.
(C). Arnold didn’t want his date to know how much the food cost.
(D). Arnold didn’t want to pay for his date’s meal.
19. (A). George didn’t have $1000 for the man. 
(B). George wanted more than $1000 for the car.
(C). George agreed to take $1000 for his car.
 
(D). George thought that $1000 was too much to pay for a used car.
 
20. (A). Harvey turned around to answer the teacher’s question. 
(B). Harvey is an intelligent student.
(C). Harvey must have been embarrassed.
(D). Harvey looked in the red book for the answer to the question.

Sumber :
2. kumpulan-soal-dan-jawaban.blogspot.com/2013/03/contoh-soal-test-toefl-listening.html

Sabtu, 04 Januari 2014

Ciri-ciri paragraf narasi,exposisi, persuasif, deskripsi, argumentasi


Narasi
Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir. Jenis-jenis narasi 
• Narasi informatif Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang
• Narasi ekspositorik Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositprik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif. 
• Narasi artistik Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif. 
• Narasi sugestif Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.
Ciri-ciri Karangan Narasi 
• Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. 
•Dirangkai dalam urutan waktu.
• Berusaha menjawab pertanyaan "apa yang terjadi?"
• Ada konfiks. Narasi dibangun oleh sebuah alur cerita. Alur ini tidak akan menarik jika tidak ada konfiks. Selain alur cerita, konfiks dan susunan kronologis, ciri-ciri narasi lebih lengkap lagi diungkapkan oleh Atar Semi (2003: 31) sebagai berikut: 
• Berupa cerita tentang peristiwa atau pengaalaman penulis. 
• Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya. 
• Berdasarkan konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik. 
• Memiliki nilai estetika. 
• Menekankan susunan secara kronologis.
 Langkah-langkah menulis karangan narasi 
• Tentukan dulu tema dan amanat yang akan disampaikan 
• Tetapkan sasaran pembaca 
• Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur 
• Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita 
• Rincian peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita 
• Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandangan 
• mengerti aturan tanda bacanya dalam kalimat tersebut

BDeskripsi
 Pengertian Paragraf deskripsi adalah paragraf yg berisi penggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca secara jelas dan terperinci sehinggga pembaca seolah-olah mlihat dan merasakan sendiri apa yg dideskripsikan oleh penulis.
Ciri-ciri : 
1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu. 
2. Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera. 
3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri. 
4. Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara terperinci.

Pola pengembangan paragraf deskripsi: 
1. Paragraf Deskripsi Spasial, paragraf ini menggambarkan objek kusus ruangan, benda atau tempat. 
2. Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis. 
3. Paragraf Deskripsi Objektif, paragraf ini menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya

Eksposisi
Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Contoh-contoh tulisan eksposisi adalah berita di koran dan petunjuk penggunaan.
Poin-poin penting dalam paragraf/karangan eksposisi Contoh topik:
• Data faktual, yaitu suatu kondisi yang benar-benar terjadi, ada, dan dapat bersifat historis tentang bagaimana suatu alat bekerja, bagaimana suatu peristiwa terjadi, dan sebagainya 
• Suatu analisis atau penafsiran objektif terhadap seperangkat fakta 
• Fakta tentang seseorang yang berpegang teguh pada suatu pendirian Contoh urutan analisis: 
• Urutan kronologis/proses, biasanya memaparkan proses, yaitu memberi penjelasan tentang bekerjanya sesuatu atau terjadinya suatu peristiwa 
• Urutan fungsional 
• Urutan atau analisis sebab akibat 
• Analisis perbandingan 
 Langkah-langkah penulisan:
• Menentukan tema
• Menentukan tujuan karangan
• Memilih data yang sesuai dengan tema
• Membuat kerangka karangan
• Mengembangkan kerangka menjadi karangan

Langkah-langkah Menyusun Paragraf Proses Pola pengembangan karangan eksposisi
 Bermacam-macam, di antaranya pola pengembangan proses. Paragraf proses itu menyangkut jawaban atas pertanyaan bagaimana bekerjanya, bagaimana mengerjakan hal itu (membuat hal ini), bagaimana barang itu disusun, bagaimana hal itu terjadi.

Berikut langkah penulisannya :
 • Penulis harus mengetahui perincian secara menyeluruh.
• Membagi perincian atas tahaptahap kejadiannya. Bila tahap tahap kejadian ini berlangsung dalam waktu yang berlainan, penulis harus memisahkan dan mengurutkannya secara kronologis. 

Argumentasi 
Argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk[pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat. Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti. Kesimpulan dari paragraf tersebut ialah memilih SMA tanpa pertimbangan yang matang hanya akan menambah pengangguran.
Dilihat dari struktur informasinya, dalam paragraf argumentasi akan ditemukan:
• Pendahuluan, bertujuan untuk menarik perhatian pembaca, memusatkan perhatian pembaca kepada argumen yang akan disampaikan, atau menunjukkan dasar-dasar mengapa argumentasi dikemukakan.
• Tubuh argumen, bertujuan untuk membuktikan kebenaran yang akan disampaikan dalam paragraf argumentasi sehingga kesimpulan yang akan dicapai juga benar. Kebenaran yang disampaikan dalam tubuh argument harus dianalisis, disusun, dan dikemukakan dengan mengadakan observasi, eksperimen, penyusun fakta, dan jalan pikiran yang logis.
• Kesimpulan atau ringkasan, bertujuan untuk membuktikan kepada pembaca bahwa kebenaran yang ingin disampaikan melalui proses penalaran memang dapat diterima sebagai sesuatu yang logis. 

Persuasi 
Persuasi adalah suatu bentuk pengaruh sosial. Persuasi adalah proses membimbing diri sendiri atau yang lain terhadap adopsi ide, sikap, atau tindakan dengan cara rasional dan simbolik (meskipun tidak selalu logis).

Eksposisi
Eksposisi adalah memaparkan sejumlah penegtahuan atau informasi dengan tujuan agar pembaca mendapatkan informasi dan pengetahuan sejelas-jelasnya dengan dikemukakan data-data, fakta untuk memperjelas pemaparannya.
Ciri-ciri paragraf eksposisi:
Paragraf ekposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau menikutinya.
Ciri-ciri paragraf eksposisi:
a. memaparkan definisi (pengertian).
b. memaparkan langkah-langkah, metode, atau cara melaksanakan suatu kegiatan

                    - milanisti7boys.blogspot.com/p/paragraf-narasideskripsieksposisiargume.html

ANAK YANG BERBAKTI


Pada suatu kala ada seorang ulama yang sangat alim. Pada suatu malam ulama tersebut bermimpi ia berada di tengah-tengah kuburan. Dan suatu ketika mayat-mayat yang berada dikuburan pun semuanya terbangun dan menuju sebuah wadah besar yang berisi makanan. Dan mayat-mayat itu pun berebut untuk mengambil makanan tersebut. Ketika ulama tersebut memandang kearah lain ia mendapati seorang kakek yang sedang berduduk diatas kuburnya sambil makan dengan tenang dan tidak ikut berebut seperti yang lain. Karena merasa heran ulama tersebut menghampiri kakek yang sedang asik makan dan ulama tersebut dan ia berkata “ kek, kenapa kakek makan sendiri dan tidak ikut berebut makanan seperti yang lain?”. Kakek tersebut menjawab “ makanan tersebut adalah doa, dan doa yang hanya kami butuhkan sekarang. Sedangkan yang diperebutkan itu adalah doa-doa tersebut yang umum diberikan disetiap masjid-masjid. Dan makanan kakek ini adalah doa khusus yang kakek terima dari anak cucu kakek didunia.
Setelah bercakap-cakap dengan kakek tersebut, tiba-tiba ulama tersebut tersadar dan bangun dari mimpinya. Dan ulama tersebut pergi mencari anak dari kakek tersebut. Beberapa hari mencari akhirnya ulama tersebut mendapati seseorang yang sedang membaca Al Qur’an. Dan ternyata anak tersebut membaca Al Qur’an untuk kakek tersebut dan ia sering mendoakan serta beramal untuk kakek tersebut. Ulama tersebut pun takjub melihat tingkah laku anak tersebut yang begitu berbaktinya kepada orang tuanya. Beberapa tahun kemudia ulama tersebut bermimpi. Dan mempi nya tersebut sama. Dan ia melihat semua mayat bangun dan berebut makanan diwadah yang besar tersebut dan ia melihat ke tempat kakek itu tapi tidak ada. Ulama itu pun mencari-cari kakek itu. Dan ia mendapati kakek itu sedang ikut berebut makanan diwadah besar tersebut. Ulama tersebut berkata “kek,kenapa ikut berebut? Kenapa kakek tidak makan sendiri seperti waktu itu?”. Kakek pun menjawab “ kenapa kekek berebut itu karena didunia sudah tidak ada lagi yang mendoakan kakek, mereka sibuk dengan dunia mereka dan mereka melupakan kakek. Mereka malah memperbagus kuburan kakek padahal yang kakek butuhkan hanya doa mereka bukan keindahan kuburan. Dan akhirnya kakek ikut berebut makanan bersama yang lain.” Mendengar ucapan kakek tersebut ulama itu tersadar dan ia menangis. Ia teringat kedua orang tuanya. Dan ulama tersebut berkata “ sungguh warisan yang paling berharga bukan harta yang banyak tapi warisan yang paling berharga itu adalah anak-anak yang soleh yang selalu berbakti kepada orang tuanya didunia dan diakhirat.”


Pesan moral dari cerita tersebut : jadilah anak yang berbakti kepada orang tua. Buat orang tua kita senang. Kalo orang tua kita masih hidup maka bahagiakanlah mereka dengan cara  berbuat baik dengan penuh kasih sayang. Kalo orang tua kita telah meninggal maka doakan lah mereka dan jadilah anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tua nya.

Jumat, 08 November 2013

PEREKONOMMIAN INDONESIA SAAT INI (induktif)

Perumbuhan ekonomi indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan menurut DBS Group Research menyatakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 secara year on year (YoY) berada pada kisaran 5,8% sedangkan pada 2014 perekonomian Indonesia mengalami kenaikan 2% menjadi 6,0%.
Economist DBS Group Research Tieying Ma mengatakan pada 2013, banyak moment atau kejadian yang membuat perekonomian Indonesia mengalami proses up and down sehingga berdampak pada trend pertumbuhan ekonomi. Menurut dia, moment yang paling nyata adalah kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di pertengahan tahun sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat, padahal daya beli masyarakat sangat erat kaitannya dengan konsumsi masyarakat yang merupakan fundamental perekonomian terbesar di Indonesia.
Tieying menilai, selain kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM, kondisi pelemahan rupiah pada triwulan ketiga juga cukup besar mempengaruhi perekonomian Indonesia."Naiknya harga BBM dan melemahnya rupiah adalah dua moment yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga kami memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 berada pada level 5,8%," ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Jumat (13/9).Dia menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,8% merupakan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di negara negara Eropa. Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh konsumsi masyarakat yang semakin tinggi. Hal ini mempengaruhi permintaan terhadap produk atau barang-barang, sementara negara-negara di Eropa masih berurusan dengan krisis utang sehingga sangat sulit untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang kondusif.
Dia menjelaskan, ada dua upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada 2013. Pertama, memberikan program kompensasi bagi rakyat miskin akibat kenaikan harga BBM. Kedua, mengeluarkan paket stimulus kebijakan untuk mengantisipasi terjadinya krisis ekonomi akibat pelemahan rupiah.Menurutnya dua upaya ini sudah cukup baik dalam mempetahankan pertumbuhan ekonomi, tinggal bagaimana realisasinya di lapangan. "Bentuk keseriusan pemerintah Indonesia sudah cukup baik dengan mengeluarkan beberapa kebijakan, yang paling penting implementasinya di lapangan," ungkap dia.
Tieying menuturkan pada tahun 2014, perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup positif dan berada pada kisaran 6,0%, salah satu faktornya adalah rupiah diprediksi akan kembali menguat dan tahun 2014, Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum sehingga belanja pemerintah banyak dihabiskan pada saat pemilu.Dia juga memprediksi pada tahun depan kinerja ekspor Indonesia akan membaik sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
sumber : - http://www.investor.co.id/home/perekonomian-indonesia-2014-lebih-baik-dari-2013/68797

istilah-istilah dalam ekonomi


1. Accounts Receivable                      = Piutang Dagang
2. Allowance of Doubtful Debt          = Cadangan kerugian piutang
3. Merchandise Inventory                   = Persediaan Barang Dagang
4. Office Supplies                               = Perlengkapan Kantor
5. Prepaid Rent                                   = Persekot Sewa
6. Prepaid Insurance                           = Persekot Asuransi
7. Value Added Tax (VAT) In           = Pajak Pertambahan nilai (PPN) masukan
8. Long Term Investment                   = Investasi Saham
9. Stock Investment                            = Investasi dalam bentuk Saham
10.Equipment at Cost                         = Peralatan
11. Equipment Acc.Depreciation        = Akumulasi Penyusutan Peralatan
12. Account Payable                           = Utang Dagang
13. Vat Payable                                   = Utang PPN
14. Vat Out                                         = PPN keluaran
15. Accrued Payable                           = Utang Beban
16. Long Term Liabilities                    = Hutang Jangka Panjang
17. Mandiri Bank Loan                       = Utang bank Jangka Panjang
18. Sales                                              = Penjualan Barang Dagang
19. Sales Discount                              = Potongan Penjualan Barang Dagang
20. Stock Capital                                = Modal Saham
21. Retained Earning                          = Saldo Laba Periode lalu
22. Sales Return                                  = Retur Penjualan Barang Dagang
23. Cost of Goods Sold                      = Harga Pokok Penjualan
24. Purchase                                        = Pembelian Barang Dagang
25. Freight Paid                                  = Beban Transportasi Pembelian
26. Purchase Discount                        = Potongan Pembelian Barang Dagang
27. Purchase Return                            = Retur Pembelian Barang Dagang
28. Operating Expense                        = Beban Operasional
29. Telephon&Electricity Expense     = Beban Telepon dan Listrik
30. Office Suplies Expense                 = Beban Perlengkapan Toko
31. Bad Debts Expense                      = Beban Kerugian Penghapusan Piutang
32. Spoilage Expense                          = Beban kerugian kerusakan Barang Dagang
33. Depreciation Expense                   = Beban Depresiasi Aktiva Tetap
34. Insurance Expense                        = Beban Asuransi
35. Rent Expense                                = Beban Sewa Toko
36. Wages and Salaries Expense         = Beban Upah & Gaji
37. Other Operating Expense             = Beban operasi lainnya
38. Advertising Expense                     = Beban Iklan
39. Other Revenues and Gains           = Pendapatan diluar Usaha
40. Interest Income                             = Pendapatan Bunga
41. Dividend Income                          = Pendapatan Deviden
42. Gain (lass) on Sale of Stock          = Laba dari Penjualan Saham
43. Freight Collected                          = Pendapatan Jasa Transportasi Penjualan
44. Late Fees Collected                      = Denda keterlambatan pembayaran Piutang
45. Other Expense and Losses            = Beban diluar Usaha
46. Interest                                          = Suku Bunga
47. Interest Expense                           = Beban Bunga
48. Bank Service Charge                    = Beban Administrasi Bank
49. Late Fess Expense                                    = Beban Denda Pembayaran Utang Dagang
50. Balance Sheet                               = Neraca
51. Financial Statement                      = Laporan Keuangan
52. In Come Statement                       = Laporan Laba Rugi
53. Capital Statement                         = Laporan Perubahan Modal
54. Retained Earning Statement         = Laporan Laba ditahan
55. Leasing                                          = Sewa Guna
56. Ventura Capital                             = Modal Ventura
57. Factoring                                       = Anjak Piutang
58. Credit Card                                   = Kartu Kredit
59. Consumer Finance                        = Pembiayaan Konsumen
60. Fund Company                             = Perusahaan Penyediaan Dana
61. Management Company                 = Perusahaan Pengelola
62. Capital Lease                                = Sewa Guna usaha Modal
63. Unearned Lease Income               = Pendapatan Sewa Guna yg belum diakui
64. Security Deposit                           = Simpanan Jaminan
65. Service Charge                              = Biaya Anjak Piutang
66. Penalty                                          = Denda yang ada didalam Deposito
67. Cheque                                          = Alat Pembayaran berupa Cek
68. Open Market Operation                = Operasi Pasar Terbuka
69. Discount Window                         = Fasilitas Diskonto
70. Selective Credit Controle             = Pengawasan Kredit secara selektif
71. Foreign Exchange Rate                 = Tingkat Nilai Tukar mata uang asing
72. Demand Deposit                           = Simpanan Giro
73. Deposit                                          = Deposito
74. Time Deposit                                 = Deposito Berjangka
75. Certificate of Deposit                   = Sertifikat Deposito
76. Advanced Payment                      = Pembiayaan dlm bentuk pembayaran dimuka
77. Applicant                                      = Seorang yg Mengajukan L/C
78. Beneficiary                                    = Seorang yang Menerima L/C
79. Issuing Bank                                 = Bank yg membuka L/C
80. Advising Bank                              = Bank yg meneruskan L/C
81. Paying Bank                                  = Bank yg Membayar L/C
82. Insurance Policy                            = Polis Asuransi
83. L/C                                                = Pengiriman barang melalui Bank
84. Currency                                       = Mata uang
85.  Cost                                              = Biaya
86. Mortage Payable                           = Hutang Hipotek
87. Merchandise Inventory                 = Persediaan Barang 
88. Bond                                             = Obligasi
89.  Note Payable                                = Wesel Bayar
90. Monetary Unit Asumption            = Asumsi satuan Uang
91. General Journal                             = Jurnal Umum
92. Posting                                          = Pembukuan
93. Prepayments                                  = Pembayaran dimuka
94. Accrued Revenues                        = Pendapatan yg masih harus diterima
95. Accrued Expense                          = Beban yg masih harus dibayar
96. Prepaid Expense                           = Beban yg dibayar tunai tp blm digunakan
97. Unearned Revenues                      = Pendapatan diterima dimuka
98. Other Expense and losses             = Beban dan Kerugian lain-lain
99. Other Revenues and Gains           = Pendapatan dan Keuntungan lain-lain
100.   Dishonored Note                      = Wesel yg tidak dibayar penuh
Sumber            : http://andisiandi.wordpress.com/2013/06/14/100-istilah-kata-dalam-ekonomi/